Jumat, 03 Agustus 2012

Pengertian dan tujuan Shaum >> ibnu audah

Pengertian Shaum

Shaum adalah bahasa arab yang sama artiinya dengan "Al-Imsak" (berhenti / menahan diri), seperti nadzarnya siti Maryam untuk "Shaum", yakni Imsak (menahan diri / berhenti) berbicara dengan orang lain (QS Maryam (19) ayat 26)


فَكُلِي وَاشْرَبِي وَقَرِّي عَيْنًا ۖ فَإِمَّا تَرَيِنَّ مِنَ الْبَشَرِ أَحَدًا فَقُولِي إِنِّي نَذَرْتُ لِلرَّحْمَٰنِ صَوْمًا فَلَنْ أُكَلِّمَ الْيَوْمَ إِنْسِيًّا

artinya:
"Maka makan, minum dan bersenang hatilah kamu. Jika kamu melihat seorang manusia, maka katakanlah: "Sesungguhnya aku telah bernazar berpuasa untuk Tuhan Yang Maha Pemurah, maka aku tidak akan berbicara dengan seorang Manusia pun pada hari ini".


Adapun dalam pengertian syari'at shaum adalah: "Menahan diri dari makan, minum dan berjimak dari mulai terbit fajar (subuh), hingga tenggelamnya matahari (maghrib), dengan tujuan beribadah kepada Allah Ta'ala". Pengertian ini didasarkan kepada QS al-baqarah (2) ayat 183-187.


Tujuan Shaum

Tujuan Shaum adalah Taqwa sesuai dengan Qur'an surat Al-Baqarah (2) ayat 183. Walaupun demikian, bukan hanya shaum yang tujuan nya adalah meraih derajat taqwa, tetapi seluruh pelaksanaan ibadah adalah "la'allakum Tattaquun" (agar kamu bertaqwa) (QS Al-Baqarah (2) ayat 21)

يَا أَيُّهَا النَّاسُ اعْبُدُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ وَالَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ


artinya:
"Hai manusia, sembahlah Tuhanmu Yang telah menciptakan kalian dan orang-orang yang sebelum kalian, agar kalian bertakwa.".

****
wasaalaam

ibnu audah




Tidak ada komentar:

Posting Komentar